Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

TPID Kecamatan Sinjai Timur Lakukan Capturing Tahun 2019

Dibaca 0 kali

Sinjai - Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Sinjai Timur kembali melakukan capturing periode tahun 2019. (Selasa, 2 Juli 2019).

Setelah sebelumnya melakukan hal yang sama di Desa Lasiai, kali ini TPID Kec. Sinjai Timur memusatkan capturingnya di Desa saukang.

Capturing kali ini sedikit berbeda dengan capture-capture sebelumnya. Kali ini peternakan sapi inovatif nan unik yang menjadi objek capture.

Adalah Asrifuddin, seorang peternak sapi yang berinovasi menjadikan lahan perkebunan tandus miliknya menjadi lahan pakan ternak. Tidak sampai disitu inovasi penggemukan sapi miliknya juga menggunakan teknologi Produk Nasa yaitu
POC NASA Penggemukan Sapi Potong

Produk NASA yang digunakan:
Viterna Plus (Vitamin Ternak Natural) 500 cc
Hormonik (Hormon Organik) 100 cc
POC NASA 500cc

Cara pakai:
VITERNA Plus + HORMONIK + POC NASA digunakan sebagai campuran air minum atau pakan ternak. Campur dulu menjadi satu wadah, 1 botol VITERNA500 cc + 1 botol HORMONIK 100 cc + 1 botol POC NASA 500 cc.
Kemudian ambil 1 tutup (10 cc) campur dengan 5 10 Liter Air minum atau untuk di campur 3kg pakan apa saja (boleh dicampur ampas tahu, dedak/bekatul, air + garam, dll). Cukup diberikan 1 x sehari namun jika ingin memberikan 2x sehari lebih baik . Tempo 40 60 hari akan terlihat gemuk dan kotoran ternak tidak berbau.                               Dia menggunakan tabung tiga kilogram sebagai bahan bakar mesin pompa air untuk minum ternaknya yang menjadikan inovasinya sedikit "gila".

Bukan tanpa sebab, jika kita melihat kondisi geografis lahan kebun pakan ternaknya yang berada di puncak bukit yang menjulang tinggi menjadi tidak mungkin bagi masyarakat awam air bisa mengalir dengan derasnya ke puncak bukit hanya menggunakan mesin pompa air biasa. Apalagi menggunakan tabung tiga kilogram sebagai bahan bakarnya. Tetapi dengan perhitungan yang matang perkiraan tersebut mampu dinafikkannya.

Aksi kreatif Asrifuddin ini menjadikan mata lensa Tim Capture TPID Kec. Sinjai Timur berhasrat untuk mengabadikannya.(red)

Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »