Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Hebat.. PemKab Pemalang Segera Bangun Tempat Pelatihan Bagi Para Anak Jalanan dan Gelandangan

Dibaca 0 kali

Para petugas SatPol PP Kabupaten menjaring para anak jalanan yang berasal dari berbagai daerah. Penjaringan yang dilakukan para petugas SatPol PP Kabupaten Pemalang ini dilakukan di Perempatan Exit Tol Gandulan Pemalang dan berhasil menjaring 6 orang anjal yang terdiri dari 2 pria dan 4 wanita yang masih dibawah umur
Pemalang - Langkah pasti Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menanggapi laporan para warga yang "Resah dan Gelisah" akan munculnya penampakan para anak jalanan yang ada di perempatan lampu merah, langsung direspon positive oleh Pemerintah Kabupaten penghasil buah Nanas Madu ini. Respon positive ini tampak dijadikan pondasi untuk mendirikan sebuah tempat pelatihan ketrampilan bagi para anak jalanan dan gelandangan yang dirasa meresahkan warga masyarakat.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, saat ini sedang memproses tempat pelatihan ketrampilan bagi mereka," ungkap Wahyu, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pemalang.

Anak jalanan yang rata-rata berusia produktif ini tidak hanya berasal dari Kabupaten Pemalang. Banyak dari mereka yang ternyata berasal dari luar kota dan bahkan luar Pulau Jawa. Selain itu, para anak jalanan yang melintas dan mampir di lampu merah untuk mengamen sekedar mencari makan itu seringkali dianggap meresahkan karena tingkah laku, penampilan, hingga kesan memaksa saat mengamen lah yang mendasari Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam pembangunan tempat ketrampilan bagi mereka.

"Banyak laporan tentang tingkah laku mereka yang seakan memaksa saat mengamen, bahkan mengenai penampilan yang terlihat urakan, tanpa memikirkan masa depan," imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai bentuk pelatihan ketrampilan kerja bagi para anak jalanan (Anjal.red), Wahyu, mengatakan, para anjal akan diberi pelatihan kerja berupa perbengkelan ringan, pembuatan jajanan, hingga pelatihan menjahit.

"Nantinya, para Anjal akan diberi pelatihan kerja seperti perbengkelan, menjahit, hingga praktek pembuatan jajanan yang tentu saja bisa mereka terapkan untuk bekal masa depan mereka juga," katanya.

Sementara itu, dikatakan oleh Andri, seorang pemuda yang memiliki usaha perlengkapan alat memancing, mengungkapkan, dalam mengurus para anjal, semua lapisan masyarakat hingga Pemerintah Kabupaten Pemalang, harus turut serta bekerja sama menanganinya. Sebab, jika dibebankan oleh warga masyarakat atau Pemerintah saja, akan terasa berat.

"Semua lapisan masyarakat hingga pemerintah, harus bekerja sama untuk menanganinya. Akan terasa berat sebelah jika dibebankan pada salah satu pihak saja,"  pungkasnya.
(Dentang)

Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »