Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BSF CGM 2019 Kota Bogor Bukti Pancasila dan Keberagaman

Dibaca 0 kali



BOGOR (Emsatu.com)- Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah memadati lokasi ajang kesenian dan kebudayaan Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh ( CGM) 2019 di kawasan Jalan Suryakencana hingga Batutulis. Acara dihadiri berbagai pihak diantaranya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, Ibu Hj. Nuriyah Sinta Nurwahid, Perwakilan Kedutaan India, Deputi Bidang Pengembangan Industri Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustofa, Anggota DPR RI Maruarar Sirait, Dahlan Iskan, Muspida Kota Bogor dan jajarannya serta berbagai tokoh baik lokal maupun nasional.

Berbagai kesenian nusantara dari daerah daerah di Indonesia ditampilkan dalam ajang kesenian dan kebudayaan tahunan Kota Bogor tersebut. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut helatan Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM) 2019 merupakan cerminan keberagaman di tanah air. BSF CGM 2019 Kota Bogor mempertunjukan sesuatu yang sangat inspiratif guna merajut kebersamaan sebagai karakter warga Jawa Barat dan Indonesia yang guyub.

"Inilah pancasila yang sebenarnya. Diperlihatkan secara ispiratif di Kota Bogor. Kita dukung terus," ujar Gubernur.

Lanjut Ridwan Kamil, selama negara kita sama Indonesia selama rumah kita pancasila, selama lagu kita semua Indonesia raya, itulah yang menyatukan Indonesia. Indonesia kalau bersatu tidak bisa dikalahkan.

"Atas nama Pemprov Jabar dengan penduduk terbesar di Indonesia, diwakili oleh semangat Kota Bogor bahwa ekpresi budaya dan keberagaman mendapatkan tempat yang seluas luasnya dan sebaik baiknya," jelasnya.

RK panggilan akrab Gubernur ini menegaskan, selama dirinya menjabat sebagai pimpinan Jawa Barat, akan memenuhi dan memastikan semua hak hak warga Indonesia. "Selama saya menjabat saya pastikan warga Indonesia mendapatkan hak yang sama. Semua warga harus diselesaikan masalahnya dan dipenuhi aspirasinya. Kita juga bangga bahwa acara BSF CGM di Kota Bogor ini akan menjadi kalender of event nasional," ucapnya.

Sementara, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, ini tentang nilai nilai yang diyakini dari masa ke masa diturunkan. Kebersamaan harus terus diperjuangkan oleh semuanya. Semua agama ada disini, semua partai politik ada disini dan semua seni budaya ada disini

"Kita ada disini bukan soal ibadah agama, kita ada disini bukan hanya sebatas acara budaya, kita ada disini bukan sebatas upacara, tetapi semua warga yang ada disini karena kita ingin bersama sama menjadi warisan budaya bangsa dalam keberagaman," katanya.

Deputi bidang pengembangan industri kelembagaan Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustofa sangat mengapresiasi kegiatan BSF CGM 2019 di Kota Bogor. Nilai nilai budaya dan keberagaman menjadi inti kegiatan ini. Kedepan CGM Kota Bogor ini akan dimasukan kedalam kalender of event nasional.

"Selamat kepada seluruh masyarakat Kota Bogor yang telah menjaga kota yang damai, aman dan penuh kreatifitas. Tahun depan, CGM ini akan masuk kedalam kalender of event nasional oleh Kementrian Pariwisata," jelasnya.

Apresiasi juga diungkapkan Anggota DPR RI Komisi IX fraksi PDIP, Maruarar Sirait. "Dengan BSF CGM Kota Bogor ini, semuanya bersatu dalam keberagaman. Kegiatan ini sebagai bentuk kemajemukan pesta rakyat yang sangat luar biasa. Kota Bogor untuk Indonesia dan dunia," ucap Maruarar.

Ketua Pelaksana Bogor Street Festival Pesta Rakyat CGM 2019, Arifin Himawan mengungkapkan aksi budaya ini merupakan penegasan atas nilai persatuan bangsa yang selalu dijaga oleh Kota Bogor. “Ini menjadi bukti bahwa semangat pluralisme, nilai toleransi dan kekayaan budaya yang diperlihatkan Kota Bogor sangat efektif mempersatukan warga. Ini juga sebuah fakta betapa masyarakat kita sangat dewasa menjaga kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Arifin Himawan memaparkan, keseruan seni karnaval dan gempita di panggung pertunjukan akan disuguhkan sepanjang event ini berlangsung. Sambil menunggu seremonial pembukaan, BSF 2019 akan menyajikan berbagai pcrtunjukan seperti angklung, drumband, aksi bedug khas Banten dan hadroh. “Aksi budaya mulai dikembangkan sebagai bagian dari destinasi pariwisata. Sehingga kita bisa melihat event ini merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri,” jelas Arifin. Itu juga sebabnya, dunia pariwisata dan ekonomi kreatif selalu terdorong bersama penyelenggaraan Bogor Street Festival 2019.

Sebagai salah satu ajang kebanggaan Kota Bogor, Arifin juga sangat mengapresiasi dukungan dan antusias masyarakat yang setiap tahun menyaksikan seluruh rangkaian acara dan berbagai persembahan dalam pesta rakyat ini. "Kami mohon maaf jika aksi budaya untuk masyarakat ini harus dilakukan dengan pengalihan arus lalu lintas di ruas jalan Suryakencana. Tetapi di balik itu, ada nilai kedekatan yang dibangun bersama masyarakat,” paparnya.

Pria yang akrab dipanggil Ahim ini juga meminta agar masyarakat bekerjasama dalam menjaga ketertiban dan keamanan. "Helaran ini memang dipersembahkan untuk warga, untuk masyarakat, sebab itu kami menyebutnya sebagai Pesta Rakyat. Karena itu pula, tentu kita harus bersama-sama menjaga, menikmati sajian peristiwa budaya ini dengan tertib, mengedepankan kepentingan bersama dan tidak goyah dalam memelihara toleransi yang selama ini menjadi identitas masyarakat kita," pungkasnya. (FDL)

Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »