Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Warga Sentul City Minta Pelayanan Prima Jika PSU dan Air Diserahkan ke Pemkab Bogor

Dibaca 0 kali



BOGOR (Emsatu.com)- Warga Sentul City yang selama ini patuh membayar BPPL (Biaya Pengelolaan dan Perawatan Lingkungan) saat ini  merasa geram dengan ulah beberapa warga yang tidak mau membayar BPPL dengan alasan mahal dan menyatakan Pengelola tidak berhak menagih BPPL kepada warga. Tindakan tersebut sangat disayangkan warga lainnya yang sebagian besar patuh membayar BPPL sampai dengan saat ini karena hal tersebut sejak awal disadari telah disepakati dalam PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli).  Mereka yang tidak bayar BPPL faktanya tetap menikmati pelayanan dari pengelola sama dengan warga yang bayar BPPL, menikmati kerapihan kawasan, kenyamanan, keamanan dan kebersihan serta pelayanan lainnya di kawasan perumahan tersebut, bukan hanya di dalam kluster tempat mereka tinggal.

Terlebih lagi, saat ini Warga Sentul City sedang cemas dikarenakan tersiar kabar terhadap PSU (Prasarana, Sarana  dan utilitas) termasuk pengelolaan air di perumahan tersebut akan segera diserahkan oleh Developer kepada Pemkab Bogor akibat adanya putusan pengadilan, padahal warga yang membayar BPPL selama ini merasa bukan bagian dari pihak yang bersengketa di pengadilan.

Warga yang merasa tidak ada masalah dengan BPPL  dan pengelolaan kawasan yang selama ini dilakukan oleh pihak Developer, meragukan kesiapan dan kesanggupan Pemkab Bogor untuk mengelola kawasan Sentul City yang elite, begitu luas dan berbukit bukit. Banyak warga yang menginginkan kawasan elite ini tetap dapat dikelola oleh pihak pengelola  saat ini dengan konsep township management.

"Apakah nanti kami akan mendapatkan pelayanan yang sama kualitasnya dengan yang diberikan pengelola Sentul City saat ini?. Kebersihan, kenyamanan, keamanan, pemeliharaan utilitas dan kerapihan terutama landscape taman di sepanjang kawasan yang sangat luas. Apakah ada jaminan dari Pemkab Bogor bisa mempertahankan hal tersebut?," ujar salah satu warga Sentul City, Dwi, (44).

Ia menjelaskan bahwa selama ini patuh bayar BPPL, sehingga mempertanyakan apakah setelah PSU diserahkan ada jaminan dari Pemkab Bogor bisa mempertahankan kualitas pemeliharaan lingkungan yang saat ini sudah terpelihara dengan baik melalui konsep township management. "Saya sudah menetap hampir 10 tahun disini, tentunya tidak mau kualitas lingkungan tempat tinggal saya nantinya menjadi amburadul atau tidak terurus dengan baik," tegasnya.

Dwi mengaku selama ini ia dan para tetangganya tidak ada masalah terhadap pengelolaan Sentul City oleh PT SGC, tapi ada beberapa orang warga yang sepertinya tidak mau Sentul City dikelola lagi oleh PT SGC yang merupakan anak perusahaan developer dengan alasan BPPL dan tarif air dianggap mahal, bahkan sampai berperkara di Pengadilan. Karena ada ribut -ribut seperti itu, dirinya merasa dirugikan karena khawatir investasi dan nilai rumahnya menjadi turun, padahal ini kan kawasan elite dan jarang yang bagus seperti ini, mengapa kita ributkan lingkungan tempat tinggal kita sendiri,  itu sama saja "men-down grade" aset kita sendiri, pungkasnya. Ia khawatir apabila pengelolaan diserahterimakan, kawasan ini akan tidak dapat dikelola dengan baik, walaupun katanya penyerahan PSU menurut undang-undang harus dilaksanakan.

"Tapi apakah ada jaminan dari undang- undang pemda akan sanggup memelihara dengan baik kawasan seperti ini, bukan hanya mau sekedar melaksanakan serah terima PSU," tandasnya.

Warga lain, Wawan, (52), mengaku bingung dengan maksud dan tujuan adanya pihak-pihak tertentu yang mendesak agar Developer atau anak perusahaannya jangan lagi mengelola PSU di perumahan Sentul City, padahal justru perusahaan/developer itulah yang tahu seluk beluk dan berpengalaman mengelola kawasan karena mereka lah yang membangun, apalagi kawasan ini begitu luas seperti pegunungan. Ia berharap setidaknya apabila  PSU  diserahterimakan, Pemkab Bogor nantinya  tetap dapat bekerja sama mengelola PSU  dan air di Sentul City dengan  PT SGC  yang sudah mengetahui seluk beluk kawasan ini sejak lama. (MTH)

Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »