Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Inilah Pesan Presiden KAI

Dibaca 0 kali

"Aktivis Alumni 212 Untuk Dapat Terus Bersinergi Menyuarakan Keadilan"

Momen ketika Presiden KAI Jamaliah Lubis,. SH,. MH berada satu panggung berpoto bersama dengan Ketum FPI Kyai Shobri Lubis dan peserta reuni ke - 2 lainnya pada 212 2018 ". [Foto/JNOL]


Emsatu.com, Jakarta - Reuni Akbar 212 telah selesai dan sukses dilaksanakan di Monas pada Minggu (2/12/2018). Presiden KAI (Kongres Advokat Indonesia) Siti Jamaliah, SH yang biasa disapa Mia Lubis,  yang selalu hadir dalam setiap momen sejak pertama kali diadakan 212 ( 2016 ) dan  reuninya yang ke - 1 ( 2017 ) dan minggu lalu reuni ke - 2 pada  212 (2018)  yang diklaim dihadiri sekitar 8 jutaan lebih umat muslim yang berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, adapun  acara konsolidasi ummat 212 pertama kali hinggga  reuni pertama dan kedua, tetap  diprakarsai oleh Imam Besar Ummat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab.

Mia  mengatakan, "Kita mesti melihat segala sesuatunya dari perspektif positif. Reuni Akbar 212 tahun ini semakin memberikan efek positif bagi umat muslim agar tidak terpecah belah dan selalu tetap bersatu terhadap semua suku dan semua golongan serta  semua agama yang ada, yang dianut  anak negeri yang ada di Republik Indonesia tercinta" ujarnya.

Presiden KAI Siti Jamaliah, SH mengharapkan para advokat Indonesia dan umumnya  aktivis alumni 212 lintas sara utuk dapat terus bersinergi dalam rangka penegakan hukum demi kebaikan bangsa dan negara RI.

Presiden KAI Siti Jamaliah,. SH ( Mia Lubis ) yang  nantinya di pemilu tahun 2019 akan bertarung dalam memperebutkan satu kursi DPR RI dari partai Gerindra, melalui dapilnya, (1) Sumatera Utara (Kota Medan, Kab Deli Serdang, Kab. Sergai, Kota Tebing Tinggi) dengan nomor urut (2).

Mia selaku pribadi dan selaku Presiden DPP KAI  menambahkan,  " banyaknya pelaporan kasus yang menjerat beberapa aktivis maupun tokoh- tokoh muslim maupun nasionalis  di tahun politik jelang pilpres 2019 ini, telah membuat dirinya yakin bahwa dengan adanya reuni akbar ke - 2 pada 212 tahun 2018 ini,  para advokat muslim maupun semua anggota yang non muslim  yang ada di organisasi KAI, baik di pusat maupun daerah ( propinsi dan kabupaten/ kota seluruh Indonesia )  akan dapat saling bahu membahu untuk  memberikan advokasi atau bantuan hukum kepada para terlapor, " ujarnya.

Sebagai penutup wawancara, ditambahkannya, " Sebagai lambang urgensi dari kebutuhan adanya persatuan dan kesatuan kepada seluruh anak negeri, nyata  dicontohkan oleh para  tokoh lintas agama yang menghadiri sejak acara 212 pertama kali, hingga reuni 212 yang ke- dua minggu kemarin ( selain para ulama muslim, juga  pastur,  pendeta , pandito serta biksu ) yang dapat dimaknai sebagai simbolis atau perwakilan ummat masing - masing dari berbagai agama, maka mereka turut menghadiri acara reuni 212, tahun 2018 di Monas Jakarta Pusat.

Maka  Mia pun meyakini semua para advokat lintas agamapun dapat  bersinergi bersama para advokat muslim dan non muslim ( nasionalis ) yang ada di KAI  untuk memberikan bantuan hukum demi penegakan hukum serta tegaknya prinsip kepastian hukum dalam mencari keadilan, agar tidak pilih tebang, sehingga salah satu tujuan hukum mewujudkan rasa aman kepada masyarakat Indonesia, khususnya perlidungan hukum kepada masyarakat dalam berekspresi, sepanjang masih  di dalam koridor  dan normatif atau tidak bertentangan dengan regulasi terkait hal kebebasan menyampaikan pendapat,  termasuk fungsi salah satunya kebebasan berpendapat adalah sebagai bentuk sosial kontrol dari WNI  terhadap eksekutif / penguasa pemerintahan, yang dilindungi oleh konstitusi dasar yakni Undang - Undang Dasar 1945 pasal 28 E ayat ( 3 ).

" Fungsi salah satunya kebebasan berpendapat adalah sebagai bentuk sosial kontrol dari WNI  terhadap eksekutif / penguasa pemerintahan, yang dilindungi oleh konstitusi dasar yakni Undang - Undang Dasar 1945 pasal 28 E ayat ( 3 )," ujar Presiden DPP KAI ini. (mi/rls)

Editor : Oji

Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »