Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bang Ara Apresiasi Toleransi Yang Tercipta di Kota Bogor

Dibaca 0 kali



BOGOR (Emsatu.com) - Berbagai pihak menghadiri Perayaan Natal Keuskupan Bogor di Gereja Katedral, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Acara berjalan lancar dan khidmat. Anggota DPR-RI F-PDI Perjuangan Maruarar Sirait, yang hadir dalam acara itu sangat mengapresiasi kebersamaan yang diwujudkan oleh semua pihak, Rabu (26/12/2018).

Bang Ara, sapaan akrabnya ini mengaku sangat bahagia menghadiri acara Natal Keuskupan Bogor di Gereja Katedral, karena toleransi sesama umat bergama sangat terasa dengan hadirnya Walikota Bogor Bima Arya dan Ketua MUI Kota Bogor KH Mustofa Abdullah Bin Nuh, serta seluruh tokoh tokoh agama di Kota Bogor.

"Saya sangat merasakan bahwa hubungan ini sudah sangat dalam dan sejarah yang panjang," ungkapnya kepada Emsatu.com.

Sebagai bangsa yang terdiri dari berbagai suku dan agama, bang Ara percaya bahwa keamanan dan bentuk toleransi yang ada di Kota Bogor adalah kerja keras dari berbagai tokoh agama dan unsur Muspida yang ada.

"Menurut saya tidak semua Kota atau daerah bisa seharmonis ini dan bentuk toleransi ini adalah dasar bagi kita untuk melakukan banyak hal," lanjutnya.

Sebagai anggota DPR-RI komisi XI, Maruarar juga berharap bahwa, wilayah lain dapat mencontoh Kota Bogor dalam hal toleransi umat beragama.


"Saya melihat secara umum Indonesia sudah baik, tetapi jika memang ada masalah, pemerintah harus hadir dengan cara musyawarah, bukan kekuasaan dan disini Pancasila hadir sudah secara praktis dan menjadi ideologi yang hidup," tukasnya.

Dilokasi yang sama, Walikota Bogor, Bima Arya, menegaskan bahwa realita Kota Bogor yang asli ada saat perayaan Idul Fitri, Natal dan perayaan hari besar Agama yang lainnya.

"Saya bersyukur, bersama-sama dengan para tokoh agama terus merawat kebersamaan dan keberagaman ini," jelasnya.

Bima juga menegaskan bahwa Kota Bogor masih memiliki tugas menjaga keamanan di tengah-tengah tahun politik dan euphoria perayaan tahun baru 2019.

"Mari kita sikapi bencana ini dengan bijak, mari kita belajar dari setiap musibah dan cobaan, saya himbau masyarakat Kota Bogor tahun baru jangan berlebihan, mari kita ber-muasabah," tutupnya. (SHT)

Berikutnya
« Prev Post
Artikel Sebelumnya
Next Post »