Kabar Terkini

Iklan

Iklan

EKONOMI

Bogor Raya

Advertising

Iklan

Subscribe Here

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

 KEMAH WONG DESA Di Desa Kalimas Untuk Jalin Silaturrahmi
Dibaca 0 kali

By On 2:57 PM



Pemalang, Pemerintah Desa Kalimas Kecamatan Randungkal Kabupaten Pemalang Jawatengah, berencana menggelar kemah (KEMAH WONG DESA) bersama masyarakat desa  Jumat 23/8/2019 di lapangan Desa Kalimas  guna menjalin hubungan silaturrahmi dengan masyarakat Desa.

Di temui di kantor Balaidesa Kalimas Mujiyono Kepala Desa kalimas memaparkan dengan di namai KEMAH WONG DESA rencana diadakan Kemah bersama masyarakat dengan peserta dari berbagi eleman masyarakat seperti Karangtaruna, juga dari komonitas trabas dan juga masyarakat umum lainya.tuturnya

Dirinya berharap adanya kegiatan ini bisa menambah jalinan silaturrahmi yang kuat dan bisa menjaga kearifan lokal antara masyarakat Desa,dan juga  kegiatan ini akan diagendakan untuk tiap tahun, paparnya kepada media selasa 20/8/2019

Muhamad Sis Camat Randudongkal juga membenarkan akan diadakan Kemah bersama tersebut dan ini diagendakan yang pertama dan jika sukses akan jadi agenda tahunan, jelasnya saat bincang bincang dengan awak media di kantor Balaidesa Kalitorong selasa 20/8.(sk)

Lomba Tradisional Ramaikan Festival Merah Putih Mitra Gojek
Dibaca 0 kali

By On 6:38 PM



BOGOR (Emsatu.com) - Festival Merah Putih Mitra Gojek digelar di Lapangan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (14/8/2019). Event itu dihadiri oleh Mitra Gojek dan Gocar Distrik Bogor. Acara yang bertemakan "Gojek Merah Putihkan Bogor", diawali dengan konvoi pawai keliling Bogor oleh ribuan driver Gojek serta berbagai kegiatan dan lomba lomba.

District head Bogor Gojek, Mantino Taruli Stefanus mengatakan, acara ini dalam rangka HUT RI ke 74 dengan melibatkan seluruh driver Gojek di Bogor. Kegiatan inti acara diantaranya pawai kemerdekaan dan berbagai perlombaan. "Jadi mitra kita keliling Kota Bogor tadi pagi untuk menggunakan jaket baru dan memperkenalkannya ke masyarakat. Kami ingin menunjulan bahwa Gojek sebagai karya anak bangsa sangat solid dan kompak," katanya.



Mantino menuturkan, ada kegiatan yang dilakukan yaitu kerjasama dengan Legiun Veteran Kota Bogor untuk menceritakan pengalaman selama jaman perang. Termasuk veteran perang dari Mitra Gojek bernama Misbah yang juga menceritakan soal perjalanannya. "Kita juga lakukan simbolisasi penyerahan bendera kepada mitra Gojek yang bertujuan untuk estafet berjuangan. Indonesia harus kuat ekonominya, jadi melalui Gojek kita bangun kekuatan perekonomian dan kemajuan bangsa kedepan," jelasnya.



Terkait masalah lomba lomba, panitia menggelar perlombaan tradisional diantaranya, lomba tarik tambang, balap karung, sendok kelereng, lompat tali, joget balon. Termasuk penjualan jaket dan helm perdana gojeg, karena baru dimulai sejak launching 2 minggu lalu. Mantino menyebutkan, jumlah peserta sekitar seribu orang, dari Go Ride di Kota Bogor termasuk mitra Gocar. "Kami berharap dengan kegiatan ini, terbangun kedekatan hubungan emosional antar mitra dan manajemen OPS Gojek Bogor. Solidaritas semakin kuat antar mitra Gojek dan semangat baru bagi kostumer," tutupnya. (FDL)

Spanduk Tolak GPPC Hilang Dicuri, LBH Bogor Lapor Polisi
Dibaca 0 kali

By On 8:40 AM


BOGOR (Emsatu.com) - Spanduk besar milik Lembaga Bantuan Hukum (LBH)  Bogor bertuliskan Posko LBH Bogor "Pemilik kios menolak pembongkaran atau pengosongan untuk pembangunan apartemen GPPC", yang terpampang di Jalan Ciheleut, tepat di depan pintu masuk rencana pembangunan GPPC, tiba tiba hilang. 

Spanduk berukuran besar yang dipasang sejak Jumat (9/8/2019) itu, tiba tiba hilang pada Selasa (13/8/2019). Mengetahui hal itu, Direktur Eksekutif LBH Bogor, Zentoni menegaskan, pihaknya langsung menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa hilangnya spanduk LBH Bogor tersebut. 

"LBH Bogor melaporkan kejadian hilangnya spanduk kami ke Polisi. malam ini kami resmi membuat laporan ke Polres Bogor Kota," ujar Zentoni usai melaporkan ke Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Selasa (13/8/2019) malam. 



Zentoni menegaskan, hilangnya spanduk milik LBH Bogor telah melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian, serta pasal 406 KUHP tentang pengrusakan. "Spanduk kami dicuri dan dirusak. Kita proses secara hukum," tegasnya. 

Namun demikian, Zentoni mengaku tidak mengetahui siapa yang mencuri dan merusak spanduk miliknya.  "Kami tidak tahu, untuk itu kami melaporkan kasus ini, agar segera ditangani aparat berwajib," jelasnya. 

Sampai berita ini diturunkan, tim LBH Bogor masih berada di Mako Polresta Bogor Kota untuk membuat laporan resmi kepolisian terkait pencurian dan pengursakan spanduk milik LBH Bogor. (FDL)

Masjid Al Maghfiroh Perum Unitex Sembelih 6 Sapi dan 21 Kambing
Dibaca 0 kali

By On 9:43 AM


BOGOR (Emsatu.com) - Sebanyak 6 ekor Sapi dan 21 domba disembelih oleh panitia qurban DKM Masjid Al Maghfiroh, Komplek Unitex, Kelurahan Singdangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Pemotongan hewan qurban yang dilaksanakan di halaman Masjid Al Maghfiroh menjadi pusat perhatian seluruh warga usai melaksanakan Shalat Idul Adha, Minggu (11/8/2019).

Satu persatu hewan qurban baik sapi maupun kambing disembelih oleh panitia yang berjumlah 105 orang.  Ketua panitia DKM Al Maghfiroh, Ki Narto mengatakan, untuk jumlah hewan qurban tahun ini diantaranya, Sapi sebanyak 6 ekor dan Kambing 21 ekor.

"Semuanya hewan qurban ini berasal dari warga di Komplek Unitex. Alhamdulilah untuk tahun ini domba meningkat, tetapi jumlah Sapi berkurang," katanya.

DKM Masjid Al Maghfiroh mengadakan tabungan qurban yang bisa di ikuti oleh seluruh warga. Dengan sistem tabungan qurban, warga bisa melaksanakan qurban di tahun depan.  "Mulai hari ini sudah dibuka pendaftaran tabungan qurban. Untuk satu orang senilai Rp 3 juta dan tabungan bisa di cicil dari sekarang sampai pelaksanaan Idul Adha tahun depan," jelasnya.


Sementara, tokoh masyarakat setempat, Sumargo Salim mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan warga yang menyerahkan hewan qurban ke DKM Al Maghfiroh.  "Kami berharap tahun depan lebih meningkat lagi jumlahnya. Terima kasih juga kepada DKM yang telah memberikan informasi dan fadilah qurban. Masyarakat disini menjadi kompak dan kebersamaannya juga kuat," ucapnya.

Terpisah, pihak Dinas Pertanian Kota Bogor, Yoyoh Rohayati yang hadir disela kegiatan pemotongan hewan qurban menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap srluruj hewan qurban di Unitex.  "Hasilnya hewan hewan qurban disini baik. Kita sudah memeriksanya sebelum di potong, baik dari umur hewan dan lainnya. Nanti setelah di potong, kita juga akan memeriksa bagian dalamnya," pungkasnya. (FDL)


ULPBJ Kabupaten Bogor Sering Temukan Dokumen Tak Lengkap
Dibaca 0 kali

By On 9:10 AM


CIBINONG (Emsatu.com)- Setiap proses tender atau lelang proyek, pihak ULP Kabupaten Bogor kerap menemukan adanya berkas dokumen tidak lengkap. Temuan itupun didapatkan ketika dilakukan pengecekan on the spot ke lapangan, seperti yang ditemukan oleh tim pokja 1 ULP Kabupaten Bogor pada lelang proyek beberapa waktu lalu.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 1 pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor, Muhaimin mengatakan, belum lama ini juga menemukan berdasarkan hasil on the spot ke lapangan bahwa berkas dokumen penawaran yang dimasukan tidak memenuhi persyaratan (patut diduga surat dukungan yang dilampirkan palsu).

"Diantaranya terbukti dengan adanya temuan perbedaan tandatangan, cap dan nama sipenandatangan dengan nama yang tertera di KTP pemiliknya. Kami tidak mungkin meloloskan yang seperti itu," ungkapnya.

Senada di katakan anggota Pokja 1, Brian P, bahwa dokumen dan berkas berkas akan diperiksa secara selektif dan hati hati. "Kami juga harus memeriksa keabsahan berkas serta kevalidan data yang mereka sampaikan saat penyedia/kontraktor memasukan dokumen penawaran dalam sebuah tender proyek. Ini penting agar kami dapat benar-benar memilih penyedia yang qualified yang akan mengerjakan suatu proyek pemerintah, sehingga tidak asal-asalan," ungkapnya.

Brian menjelaskan, dalam proses kerjanya, Pokja 1 ULPBJ Kabupaten Bogor menurutnya sudah bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan tidak ada celah untuk berbuat curang karena berkas dokumen penawaran yang dienkripsi dan kemudian diupload oleh peserta lelang akan langsung masuk ke dalam portal Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang dikelola oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor.

"Nah jadi sebenarnya jika ada pengaduan soal upload berkas, atau portal LPSE nya sedang eror, itu diadukannya ke LPSE di Diskominfo. Bukan kepada kami di ULP," tegas Brian.

Selain itu Muhaimin juga menambahkan, dalam kasus tender yang terjadi selama ini, para kontraktor cenderung hanya siap menang dan tidak siap kalah. Padahal, semua berkas dokumen penawaran yang masuk harus memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditetapkan pada dokumen pemilihan. Jadi,  jika ada satu saja persyaratan yang tidak dipenuhi maka dapat dipastikan penawaran tersebut gugur.

"Jadi harapan kami, ketika peserta tender menemukan bahwa dokumen penawaran yang dimasukan gugur dan peserta tender dinyatakan kalah maka sebaiknya peserta tender mengevaluasi diri dan membaca kembali dokumen pemilihan secara cermat dan teliti. Bertanyalah jika ragu terhadap dokumen penawaran yang sudah dibuat ataupun kalau bingung dan takut jika ada yang masih salah atau kurang. Dan apabila menemukan kesulitan dalam proses upload dokumen penawaran dapat berkonsultasi kepada LPSE," tutupnya. (SHT)

ULP Kabupaten Bogor Bekerja Profesional dan Selektif
Dibaca 0 kali

By On 8:58 AM



BOGOR (Emsatu.com) - Nilai penawaran terendah atau banting harga, dalam mengikuti lelang atau tender suatu proyek pekerjaan, sudah menjadi fenomena tersendiri. Banting harga itupun ternyata tak menjamin penyedia atau kontraktor memenangkan tender. Bahkan, rendahnya penawaran harga yang jauh di bawah HPS yang telah ditentukan, dapat berdampak terhadap hasil pekerjaan.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 1 pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor, Muhaimin mengatakan, Pokja dalam mengevaluasi dokumen penawaran tidak hanya berdasarkan kepada harga penawaran terendah saja, melainkan juga harus memperhatikan kesesuaian dokumen penawaran yang diupload oleh peserta tender dengan ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan di dalam dokumen pemilihan. Dengan kata lain peserta tender harus memenuhi semua persyaratan sebagaimana yang telah tertuang di dalam dokumen pemilihan.

"Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 dan Permen PUPR nomor 7 tahun 2019," ungkapnya.

Dalam melaksanakan kinerja, ULP juga bekerja sangat profesional, selektif dan hati hati. Terutama ketika melakukan on the spot ke lapangan untuk memeriksa dokumen dari perusahaan yang ikut tender.



Lebih lanjut Muhaimin mengatakan bahwa proses evaluasi dari suatu paket pekerjaan yang di tenderkan tidak lah sederhana. Ada mekanisme yang harus dikerjakan dan dilalui oleh Pokja ULP. Mulai dari pemeriksaan kelengkapan berkas adminitrasi, teknis, harga hingga kualifikasi perusahaan.

Muhaimin juga menambahkan, dalam kasus tender yang terjadi selama ini, para kontraktor cenderung hanya siap menang dan tidak siap kalah. Padahal, semua berkas dokumen penawaran yang masuk harus memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditetapkan pada dokumen pemilihan. Jadi,  jika ada satu saja persyaratan yang tidak dipenuhi maka dapat dipastikan penawaran tersebut gugur.

"Jadi harapan kami, ketika peserta tender menemukan bahwa dokumen penawaran yang dimasukan gugur dan peserta tender dinyatakan kalah maka sebaiknya peserta tender mengevaluasi diri dan membaca kembali dokumen pemilihan secara cermat dan teliti. Bertanyalah jika ragu terhadap dokumen penawaran yang sudah dibuat ataupun kalau bingung dan takut jika ada yang masih salah atau kurang. Dan apabila menemukan kesulitan dalam proses upload dokumen penawaran dapat berkonsultasi kepada LPSE," tandasnya. (SHT)

Los Pasar Sragi dan Wiradesa dibangun
Dibaca 0 kali

By On 8:07 AM

Kab Pekalongan- Pemerintah Kabupaten Pekalongan membangun Los Pasar Wiradesa yang terbakar pada tahun 2018 lalu dengan menggelontorkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 3.696.000.000,-.

Pembangunan diawali dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, dan Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti. Diikuti oleh Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM., Ketua Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4AD) A. Syaeful Anwar dari Kejari Kajen, Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan Ir. HB. Riyantini.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengatakan bahwa Pemkab Pekalongan memulai pembangunan kembali Los Pasar Wiradesa yang dulu sempat mengalami kebakaran.

"Pemkab melakukan quick respon terhadap persoalan pasar yang terbakar. Hal pertama yang dilakukan, yaitu menempatkan pedagang ke pasar darurat dan hari ini kita melakukan peletakkan batu pertama untuk pembangunan kembali Los yang terbakar," kata Bupati KH. Asip usai melakukan peletakkan batu pertama, Rabu (31/08)

"Pasar yang kita bangun dulu yaitu pasar yang terbakar tahun lalu, untuk pembangunan pasar Wiradesa tahap pertama ini yaitu sebesar Rp 3.696.000.000,-dengan pengerjaan 150 hari kerja kalender," ujarnya.

Bupati KH. Asip mengungkapkan Los yang dibangun ini akan diisi sebanyak 327 pedagang dan 70 beceran eks yang terbakar

Sri Kustini (35) pedagang sayur Pasar Wiradesa mengatakan dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah cepat tanggap dalam pembangunan pasar yang terbakar.

"Alhamdulillah mas, pemerintah sudah peduli terhadap pedagang dengan membangun kembali los pasar yang terbakar. Semoga, pembangunan ini cepat selesai agar semua pedagang bisa menempati kembali ke los nya masing-masing," tambahnya. (SAHURI)

Ada Cara Tersendiri Babinsa Dekat Dengan Warga binaannnya
Dibaca 0 kali

By On 10:05 PM

Surakarta - Dalam rangka membangun karakter bangsa untuk ketahanan wilayah serta memperkuat jalinan silaturahmi antara TNI dan Komponen Masyarakat, Babinsa Kelurahan Serengan Koramil 03 Serengan Kodim 0735/Ska intensifkan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos).

Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Serengan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Sertu E lau We melaksanakan Komsos bersama masyarakat binaannya di warung  bapak Agus Rt 02 Rw 07 makam bergolo Kecamatan  Serengan Surakarta (31/07/2019).

Kegiatan Komsos merupakan Program Kodim 0735/Ska melalui Koramil 03 Serengan

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial dengan komponen masyarakat kita dapat meningkatkan wawasan kebangsaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan antar anak bangsa khususnya warga kelurahan Serengan.

Sertu E lauvwe menegaskan bahwa tujuan kegiatan Komsos salah satunya sebagai upaya meningkatkan kerja sama antar babinsa dan masyarakat  untuk bersama-sama mewujudkan kelurahan Serengan yang aman damai dan sejahtera. dengan Komsos ini  masyarakat  benar-benar mengerti dan memahami bahaya laten dan bahaya Narkoba yg ada disekelilingnya.
Melalui komsos ini kami harap masyarakat paham dan memberikan pengertian kepada anak-anak  generasi muda supaya mereka tidak terjebak dengan hal hal yang dapat membahayakan diri sendiri, keluarga atau orang lain kedepannya.

Agus mengucapkan trima kasih banyak kepada Babinsa yang telah meluangkan waktu hadir di warung kami untuk memberikan banyak arah dan masukan kepada kami dan warga yang ada disekitaran kami.(Pendim/red)

Asrama Santri Ponpes Tahfiz Wahdah Islamiyah Bulukumba Hangus Terbakar
Dibaca 0 kali

By On 10:01 PM

BULUKUMBA - Asrama santri Putra Pondok Pesantren Tahfiz Abu Bakar As-Shidiq Wahdah Islamiyah Bulukumba, di Jl H Parodjai, Desa Taccorong, Bulukumba, terbakar siang tadi, Selasa (31/7/2019).

Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke TKP, untuk memadamkan api.

Api diduga berasal dari konseleting listrik hingga menjalar ke plafon salah satu ruangan asrama santri.

Kepala sekolah tingkat Aliya Faris HP, S.Pd.I, SH mengatakan bahwa dugaan sementara kebakaran ini adalah konseleting listrik.

"Dugaan sementara kebakaran yang terjadi di sebabkan karena konseleting arus pendek, sekitar 10.30 saat santri sedang melakukan program," ucapnya kepada mujahiddakwah.com

Akibat kebakaran ini, satu asrama hangus terbakar dan dua kamar lainnya mengalami kebakaran pada bagian atap dan palpon, serta kerugian diperkirakan mencapai 350 juta rupiah.

"Kerugian yang diperkirakan sementara dari kebakaran ini sekitar 350 juta," imbuhnya

Meskipun demikian program belajar mengajar di pondok pesantren tetap di lanjutkan dengan menggunakan fasilitas yang ada.

"Proses belajar akan tetap di lanjutkan agar target-target yang sudah di tetapkan bisa tercapai," ungkap Andi Muhammad Syawal Kepala Ponpes Tahfiz Abu Bakar Ash-Shiddiq Wahdah Islamiyah Bulukumba

Faris HP mengajak kaum muslimin untuk membantu dalam renovasi asrama santri yang kebakaran yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Saya mengajak kepada kaum muslimin dan juga kepada kader dan simpatisan Wahdah Islamiyah untuk membantu dalam proses renovasi asrama ini," tutupnya

Pondok pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Wahdah Islamiyah Bulukumba telah melahirkan banyak penghafal Al-Qur'an, olehnya itu mari menginfakkan harta kita dalam renovasi gedung asrama dengan transfer ke nomor rekening BSM 747-000-2233 (An. LAZIS Wahdah Bulukumba).

Laporan: Muhammad Akbar

Binsiap Apwil Dan Puanter, Sarana Meningkatkan Kemampuan Prajurit Kodim Surakarta
Dibaca 0 kali

By On 2:52 PM

Surakarta - Dalam rangka meningkatkan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan di wilayah, Kodim 0735/Surakarta melaksanakan kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan Dan Kemampuan Teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter) Aparat Kowil Tri Wulan III TA. 2019 di Aula Makodim 0735/Surakarta, Jln.A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Rabu (31/07/2019).

Kegiatan tersebut dilaksankan dengan tujuan agar seluruh aparat Komando Kewilayahan (Kowil) menguasai pengetahuan yang terkandung dalam materi Binsiap Apwil dan Puanter serta memiliki kesamaan langkah dan tindakan dalam menjalankan tugas binter tingkat perorangan maupun satuan.

Kepala Staff Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Inf Alfian Yudha Praniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk merefresh dan mengingat kembali materi-materi teritorial, sehingga diharapkan nantinya bisa lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga tidak terjadi keraguan dalam mengaplikasikan atau melaksanakan tugas dilapangan.

Sementara itu Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf. Gasar saat ditemui usai pelaksanaan kegiatan menegaskan bahwa sasaran penyelengaraan Binsiap Apwil dan Puanter ini diharapkan agar lebeih optimal, efektif dan efisien, dalam penyelengaraan dan acuan pelaksanaannya serta dapat meningkatkan kemampuan Prajurit dalam melaksanakan, menjabarkan, mensosialisasikan Binter ke wilayah.

"Sehingga melalui kegiatan ini terwujud prajurit yang memiliki mental, disiplin, semangat yang tangguh dan profesional serta dapat berintergrasi dengan komponen masyarakat dalam melaksanakan tugas di satuan komando kewilayahan di jajaran Kodim 0735/Surakarta." Imbuhnya.

"Kegiatan ini juga bisa menyamakan langkah dan misi para Babinsa dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara melalui tugas pembinaan teritorial di wilayahnya dan terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat," Pungkas Pasiter.(Pendim /red).